Training Tindak Pidana Cyber Crime

Pelatihan Tindak Pidana Cyber Crime

Training Tindak Pidana Cyber Crime

 

 

Tindak Pidana Cyber Crime
(3 days training)
DESKRIPSI
Perkembangan teknologi mempunyai dampak positif dan negative. Banyak pihak yang menyalah gunakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk cyber crime. Cyber Crime merupakan aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Cyber Crime yang terjadi dapat dilakukan upaya penanggulangannya dengan hukum pidana.
Dalam training ini, peserta akan mengetahui seputar cyber crime dan tindak pidana dan hukuman yang di berikan kepada pelaku cyber crime.

Tujuan :
•    Memahami seputaran cyber crime
•    Mengetahui penanggulangan tindak pidana cyber crime

MATERI
OUTLINE MATERI :    
1.    Pengertian Cyber Crime
2.    Jenis Cyber Crime berdasarkan Motif
3.    Jenis Cyber crime berdasarkan jenis aktivitas
4.    Jenis Cyber Crime berdasarkan sasaran kejahatannya
5.    Dimensi Cyber Crime dalam hukum pidana
6.    Penanggulangan Cyber crime

7.    Case study

PESERTA
Untuk personal yang orientasi kerjanya berhubungan dengan teknologi informasi, cyber crime dan orang – orang yang tertarik untuk mendalami materi ini.

METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi 

  Budi Winarno, SH, M H dan Team  
(Pakar dalam bidang Hukum  , akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)

WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    20 - 22 Januari  2015
•    16 - 18 Februari 2015
•    17 - 19 Maret 2015
•    21 - 23 April 2015
•    19 - 21 Mei 2015
•    16 - 18 Juni 2015
•    21 - 23 Juli 2015
•    18 - 20 Agustus 2015
•    15 - 17 September  2015
•    20 - 22 Oktober  2015
•    17 - 19 November  2015
•    15 - 17 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak  

•    Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 7.000.000,- (Tujuh  Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 6.500.000,- (Enam Setengah Juta rupiah).

Training Optimalisasi Metode Penganggaran dengan MS. Excel (Optimizing Budgeting With Excel Spreadsheet)

Pelatihan Optimalisasi Metode Penganggaran dengan MS. Excel (Optimizing Budgeting With Excel Spreadsheet)

Training Optimalisasi Metode Penganggaran dengan MS. Excel (Optimizing Budgeting With Excel Spreadsheet)

 

 

Optimalisasi Metode Penganggaran dengan MS. Excel (Optimizing Budgeting With Excel Spreadsheet)
(3 days training)

DESKRIPSI
Pelatihan Optimizing Budgeting With Excel Spreadsheet ini akan memberikan pengetahuan dan aplikasi dalam menggunakan Excel Spreadsheet untuk pembuatan budget, mengoptimalkan fasilitas excel yang sudah ada dan trik-trik nya.

Tujuan :
•    Menyegarkan pemahaman terhadap budgeting cycle
•    Menguasai teknik dalam mengoptimalkan fasilitas yang terdapat dalam Excel
•    Mengusai teknik dalam membuat budget mulai dari cash budget, capital budget hingga membangun pro-forma financial statement
•    Menguasai teknik menggunakan fasilitas makro, dan what if analysis (scenario dan goal seek)
•    Menguasai teknik dalam mengoptimalkan fasilitas excel dalam membuat report
Manfaat :
•    Peserta dapat meng-aplikasikan Monte Carlo Method dalam bidang keuangan.
•    Mampu mensimulasikan (by Excel) pengunaan aplikasi powerfull seperti : scenario manager, Goal seek, tabel list dan problem solver yang berguna bagi manajemen keuangan perusahaan.
•    Mampu mengelola cash management perusahaan agar tercapai optimalisasi arus kas perusahaan, sehingga kelangsungan usaha organisasi bisa terkontrol

MATERI
OUTLINE MATERI :
1.    Budgeting Cycle and Pro-forma Financial Statement
a.    Planning Activities and Developing Budget Number
b.    Budgeting Cycle
c.    Output and report of Budgeting
2.    Microsoft Excel – Spreadsheet
a.    Basic Purpose Of A Spreadsheet Program
b.    Various Components Of The Excel
c.    Purpose And Usage Of Excel’s Built-In Functions And Macro Functions
3.    Capital Budgeting
a.    Relevant cash flows in capital budgeting.
b.    Calculating the after-tax cash flows used as inputs to the various decision making techniques.
c.    payback period, discounted payback, NPV, PI, IRR, and MIRR
d.    Scenario analysis in Excel.
e.    Excel’s Solver to determine optimal capital budget under capital rationing
4.    Forecasting Techniques
a.    Percent of sales method is used to develop pro-forma
b.    Financial Statements , and how to construct such statements in Excel.
c.    TREND function for forecasting sales or any other trending variables.
d.    Regression analysis with Excel’s built-in regression tools.
5.    Optimizing Usage of Excel
a.    Workbook and Worksheet Tricks
b.    Data Analysis Tricks
c.    Chart Tricks
6.    Cash Budget With Excel
a.    Calculate total cash collections and disbursements
b.    Calculate expected ending cash balance and short-term borrowing needs.
c.    Determine the optimal timing of major cash expenditures.
7.    Developing Pro-forma Financial Statement
8.    Understanding Macro Function
9.    Developing Report
10.    Case Study

PESERTA
Para professional yang terlibat dalam perencanaan, pengambilan keputusan dan penilaian kinerja perusahaan; General Manager, Financial Controller, Finance Staf dan Manager, Accounting Staf dan Manager, Internal Auditor, Planning Staf dan Manager.

METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi   

 

Agung B Wibowo ST, M.Kom/Budi Sutejho, S.Kom, MM dan Team  
(Pakar dalam bidang IT & Telecom and Application Development, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)

WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    27 - 29 Januari  2015
•    24  - 26 Februari 2015
•    24 - 26 Maret 2015
•    28- 30 April 2015   
•    26 - 28 Mei 2015
•    23 - 25 Juni 2015
•    28 - 30 Juli 2015
•    25 - 27 Agustus 2015
•    21 - 23 September  2015
•    27 - 29 Oktober  2015
•    24 - 26 November  2015
•    21 - 23 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak   

•    Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 7.000.000,- (Tujuh  Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 6.500.000,- (Enam Setengah Juta rupiah).

PELATIHAN KARTOGRAFI

PELATIHAN KARTOGRAFI

TRAINING KARTOGRAFI

 

KARTOGRAFI


DESKRIPSI
Program pelatihan ini memberikan gambaran tentang konsep dasar kartografi   dan  tata cara pembuatan peta. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengenal bermacam-macam sistem pembuatan peta, desain peta serta tahapan kerjanya.

Pembahasan

1.    Ruang lingkup / Pengantar
•    Pengertian / definisi kartografi
•    Arti peta
•    Proses pembuatan peta
•    Jenis / macam peta pada umumnya
2.    Isi Peta ( garis ) pada umumnya
•    Rangka Jala ( Grid )
•    Unsur Geografi dan buatan manusia
•    Orientasi peta
•    Garis tepi peta
•    Legenda / simbol
•    Petunjuk letak lembar peta
•    Nomor lembar peta
•    Titik-titik dasar teknik
•    Batas pemerintah
•    Garis kontur
3.    Matematika kartografi
•    Pengertian dan macam skala peta
•    Mengubah skala peta
•    Sistem koordinat pada peta
•    Pengertian dan aplikasi proyeksi peta pada pembuatan peta
4.    Desain peta
•    Pengertian desain peta
•    Simbol pada peta
•    Jenis dan bentuk simbol
•    Jenis dan penempatan teks / nama
•    Ukuran dan tata letak lembar peta
5.    Spesifikasi Peta
•    Pemetaan digital
•    Pengertian
•    Teknologi
•    Tahapan kerja
•    Perangkat keras dan lunak
•    Kartografi digital

PESERTA
Peserta Pelatihan ini ialah karyawan di Bagian Civil, Professionals, Plant Maintenance / Operators / Supervisor / Superintendent.

METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi   

 

Tim Instruktur

Widarto Sutrisno, ST, MT and Team
(Pakar dalam bidang Civil Management Training, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)
WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    27 - 29 Januari  2015
•    24  - 26 Februari 2015
•    24 - 26 Maret 2015
•    28- 30 April 2015   
•    26 - 28 Mei 2015
•    23 - 25 Juni 2015
•    28 - 30 Juli 2015
•    25 - 27 Agustus 2015
•    21 - 23 September  2015
•    27 - 29 Oktober  2015
•    24 - 26 November  2015
•    21 - 23 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak   

•    Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 7.000.000,- (Tujuh  Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 6.500.000,- (Enam Setengah Juta rupiah).

Training Visual Basic Application Excel 2010: Data Processing System & Data Report

Pelatihan Visual Basic Application Excel 2010: Data Processing System & Data Report

Training Visual Basic Application Excel 2010: Data Processing System & Data Report

 

 

Visual Basic Application Excel 2010: Data Processing System & Data Report
(3 days training)
DESKRIPSI
Pengolahan database yang cukup kompleks dengan menggunakan sejumlah sheet, bahkan menggunakan file workbook ditambah  penggunaan fungsi atau formula yang dituliskan satu per satu dalam suatu cell address akan sangat merepotkan jika hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang.
Selain itu, metode tersebut sangat rentan terhadap perubahan – perubahan yang tidak disengaja ataupun disengaja, baik dari aspek tampilan ataupun  formula – formula yang yang sudah ditetapkan.
Untuk menghindari hal-hal tersebut di atas, pilihan yang paling tepat adalah dengan menggunakan konsep pemrograman dengan menggunakan Visual Basic for Application (VBA) di dalam Excel 2010.
Penerapan konsep VBA di dalam pekerjaan sehari-hari, pertama ; penyelesaian beberapa pekerjaan sekaligus jauh lebih cepat prosesnya dibandingkan dengan dilakukan secara manual,  kedua ; dapat menghemat tenaga, karena prosesnya dilakukan secara full automation, ketiga ;  program secara konsisten akan menyelesaikan beberapa pekerjaan sekaligus berdasarkan sekumpulan perintah yang sudah ditulis dalam format Visual Basic code program, sehingga sangat mengurangi tingkat kesalahan yang terjadi, karena kesalahan hanya dapat terjadi pada saat menuliskan code program tersebut.

Objective :
a.    Mengetahui dan memahami konsep pembuatan VBA dalam aplikasi Excel 2010 dengan berbagai  cara atau metode.
b.    Mengetahui dan memahami tipe-tipe data dalam Visual Basic.
c.    Mengetahui dan memahami tipe-tipe data dalam Macro Sheet.
d.    Membuat dan menggunakan variable name dan constant name.
e.    Membuat dan menggunakan nama fungsi  dan procedure di dalam Visual Basic Editor (VBE).
f.    Membuat dan menggunakan property dan event procedure.
g.    Membuat form slip gaji dan program cetak kalimat dari angka nominal gaji.
h.    Membuat dan menggunakan panel – panel database inquiry.
i.    Membuat dan menggunakan panel – panel database maintenance ( New, Edit, Delete, Find and Print ).
j.    Melakukan proteksi pada sheet dan aplikasi yang sudah dibuat.

MATERI
OUTLINE MATERI :
1.    Introduction and understanding of Visual Basic for Application Excel 2010 Concept.
2.    Understanding of Form Controls and ActiveX Control and its use in VBA.
3.    Introduction and understanding data types of Visual Basic.
4.    Introduction and understanding data types of Macro Sheet.
5.    How create and using variable name and constant name.
6.    How create and using procedure name in Visual Basic Editor (VBE).
7.    How create and using function name in Visual Basic Editor (VBE).
8.    How create and using property tools object.
9.    How create and using event procedure.
10.    Understanding of Database Inquiry Program with the buttons (Top, Next, Previous and Bottom).
11.    Create and Design Worksheet for Database Inquiry Display with the buttons.
12.    Flow Charts program for Database Inquiry Process.
13.    Program code writing for Database Inquiry process.
14.    Understanding of Database Maintenance Program  with the buttons ( New, Save, Cancel, Find, Edit, Update, Delete and Print ).
15.    Create and Design Worksheet for Database Maintenance Display with the buttons.
16.    Flow Charts program for Database Maintenance Process.
17.    Program code writing for Database Maintenance process.
18.    How create and using main menu application.
19.    How create protection for main menu applications

PESERTA
Semua karyawan yang berhubungan dengan IT & Telecom.

METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi   

Agung B Wibowo ST, M.Kom/Budi Sutejho, S.Kom, MM dan Team  
(Pakar dalam bidang IT & Telecom and Application Development, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)

WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    6 - 8 Januari  2015
•    3 - 5 Februari 2015
•    3 - 5 Maret 2015
•    7 - 9 April 2015
•    5 - 7 Mei 2015
•    3 - 5 Juni 2015
•    7 - 9 Juli 2015
•    4 – 6 Agustus 2015
•    1 - 3 September  2015
•    6 - 8 Oktober  2015
•    3 - 5 November  2015
•    1 - 3 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak  

•    Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 7.000.000,- (Tujuh  Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 6.500.000,- (Enam Setengah Juta rupiah).

PELATIHAN TECHNICAL DRAWING AUTOCAD

PELATIHAN TECHNICAL DRAWING AUTOCAD

TRAINING TECHNICAL DRAWING AUTOCAD

 

TECHNICAL DRAWING AUTOCAD
(3 days training)
DESKRIPSI
Objective :
Provides additional AutoCAD training, incorporating the features, commands and techniques for becoming more productive when creating, annotating, and printing drawings with AutoCAD. This Basic-level course continues to build on the basic concepts of the AutoCAD Essentials course. Hand-on exercises throughout the course explore how to create 2D production drawings. The exercises are provided in both a printed formal as well as an onscreen format that can be viewed next to AutoCAD.
MATERI
OUTLINE MATERI :
1.    Manipulating Objects
•    Selecting Objects in the Drawing
•    Changing an Object’s Position
•    Creating New Objects from Existing Objects
•    Changing the Angle of an Object’s Position
•    Creating a Mirror Image of Existing Objects
•    Creating Object Patterns
•    Changing an Object’s Size
2.    Drawing Organization and Inquiry Commands
•    Using Layers
•    Changing Object Properties
•    Quick Properties
•    Matching Object Properties
•    Using the Properties Palette
•    Using Linetypes
•    Using Inquiry Commands
3.    Altering Objects
•    Trimming and Extending Objects to Defined Boundaries
•    Creating Parallel and Offset Geometry
•    Joining Objects
•    Breaking an Object into Two Objects
•    Applying a Radius Corner to Two Objects   
•    Creating an Angled Corner Between Two Objects
•    Changing Part of an Object’s Shape
4.    Working with Layouts
•    Using Layouts
•    Using Viewports
5.    Annotating the Drawing
•    Creating Multiline Text
•    Creating Single Line Text
•    Editing Text
•    Using Text Styles
6.    Dimensioning
•    Creating Dimensions
•    Using Dimension Styles
•    Using Multileaders
•    Editing Dimensions
7.    Hatching Objects
•    Hatching Objects
•    Editing Hatch Objects
8.    Working with Reusable Content
•    Using Blocks
•    Working with Design Center™
•    Using Tool Palettes
9.    Creating Additional Drawing Objects
•    Working with Polylines
•    Creating Splines
•    Creating Ellipses
•    Using Tables
10.    Plotting Your Drawings
•    Using Page Setups
•    Plotting Drawings
11.    Creating Drawing Templates
•    Using Drawing Templates
PESERTA
Experienced AutoCAD users who want to learn more about AutoCAD
METODE    INSTRUKTUR
•    Presentasi
•    Diskusi
•    Case Study
•    Simulasi
•    Evaluasi    Widarto Sutrisno, ST, MT and Team
(Pakar dalam bidang Civil Management Training, akademisi dan sekaligus praktisi, yang telah berpengalaman dalam memberikan training & consulting pada organisasi/perusahaan milik pemerintah maupun swasta)
WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    6 - 8 Januari  2015
•    3 - 5 Februari 2015
•    3 - 5 Maret 2015
•    7 - 9 April 2015
•    5 - 7 Mei 2015
•    3 - 5 Juni 2015
•    7 - 9 Juli 2015
•    4 – 6 Agustus 2015
•    1 - 3 September  2015
•    6 - 8 Oktober  2015
•    3 - 5 November  2015
•    1 - 3 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak    •    Investasi pelatihan selama 3 (tiga) hari ini adalah senilai Rp 7.000.000,- (Tujuh  Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 6.500.000,- (Enam Setengah Juta rupiah).

Pelatihan Pemasangan Peralatan Listrik di Area Berbahaya

Pelatihan Pemasangan Peralatan Listrik di Area Berbahaya

Training Pemasangan Peralatan Listrik di Lokasi Berbahaya

 

 

pelatihan

DESCRIPTION

Pemasangan / instalasasi peralatan listrik pada lokasi sebuah pabrik atau area kerja berbahaya lainnya dimana kemungkinan terjadinya api atau ledakan memerlukan perhatian tersendiri bagi manajemen. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah lokasi, keandalan sumberdaya serta peralatan bersertifikat. Peralatan yang didesain beroperasi pada daerah berbahaya dibuat dan dijamin oleh suatu agen tertentu. Pemakai atau user pada pabrik harus memastikan bahwa peralatan tersebut aman beroperasi dalam lingkungan pabrik. Klasifikasi beracun atau daerah berbahaya dibuat berdasarkan adanya kandungan uap yang dapat terbakar (flammable vapors), cairan, gas, debu, fiber yang ada dan dapat menimbulkan konsentrasi untuk dapat terbakar (combustible concentration).

Di daerah Amerika Utara, NEC (National Electric Code), yang dikembangkan oleh NFPA (National Fire Protection Association), mendefinikan lokasi berbahaya sebagai ‘daerah dimana api atau ledakan mungkin terjadi karena adanya gas atau uap, cairan, debu dan fiber yang dapat terbakar’

Ketika berhadapan dengan lokasi berbahaya atau beracun, hasil yang diinginkan adalah menghilangkan kemungkinan terjadi api dan ledakan.

Pelatihan ini akan memberikan pemahaman yang komprehensif terkait identifikasi potensi bahaya pada kegiatan instalasi peralatan listrik khususnya pada “Hazard Area”.

 

MATERI

Regulation and Specifications

  • PUIL 2000 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik)
  • Definitions
  • Potentially explosive atmosphere, electrical apparatus in acetylene plants
  • IEC works

Type of Protection

  • General, opening apparatus, terminals, cable and conduct entries
  • Oil immersed equipments
  • Pressurized appartus
  • Flameproof enclosure

Intrinsic safety

  • General specific constructional requirements
  • Installation requirements for intrinsically safe circuits
  • Tests

PUIL Section 8.5: Ruang dengan Bahaya Kebakaran dan Ledakan

  • Pemahaman Umum
  • Klasifikasi Ruang
  • Kelompok Perlengkapam
  • Penggnaan dan Penandaan
  • Pemilihan Perlengkapan Lisrik
  • Perlengkapan yang Digunakan
  • Proteksi dari Pembusuran yang Membahayakan
  • Penyama potensial
  • Sistem pengawatan
  • Sistem Kabel
  • Sistem Konduit untuk selungkup tahan api

Planning, installation and operation of electrical systems in potentially explosive atmospheres

  • Assessment of possible explosion risk
  • Planning electrical installation for use in potentially explosive atmosphere
  • Selection of apparatus
  • Measuring and control equipment
  • Lighting systems

Operation of electrical equipment in potentially explosive atmosphere

  • General
  • Operations of electrical equipment
  • Instruction of persons
  • Repair of explosion-protected electrical apparatus
  • Repair work not affecting the explosion protection

Switchgear for use in potentially explosive atmospheres

  • Terminals
  • Protection against dust and wear,
  • Types of protection for electrical switchgear

Lamps and Luminaires

  • General, incandescent lamps, discharge lamps, high pressure mercury lamps
  • Safety luminaires, portable lights, flameproof luminaires
  • Pressurized luminaires

INSTRUKTUR

Tugino, ST, MT

 

PESERTA

  • Disarankan untuk diikuti oleh para tim leader / supervisor yang terkait dengan fungsi manajemen energy terutama pada lingkup instalasi listrik di lingkungan plant / pabrik.
  • Electrical engineers, Technical Staff yang terkait dengan electrical and industrial power system protection, control and operation.

TRAINING ADVANCED AC AND REFRIGERATING TECHNOLOGY

TRAINING ADVANCED AC AND REFRIGERATING TECHNOLOGY

pelatihan

v LATAR BELAKANG

Teknologi mesin refrigerasi saat ini sangat mempengaruhi kehidupan dunia modern. Tidak hanya terbatas untuk peningkatan kualitas dan kenyamanan hidup, namun juga sudah menyentuh hal-hal esensial penunjang kehidupan manusia. Teknologi ini dibutuhkan untuk penyiapan bahan makanan, penyimpanan dan distribusi makanan, proses kimia yang memerlukan pendinginan, pengkondisian udara untuk kenyamanan ruangan baik pada industri, perkantoran, transportasi maupun rumah tangga. Karena peran tersebut membuat teknologi ini banyak digunakan di tengah-tengah masyarakat.

Saat ini teknologi mesin refrigerasi yang paling banyak digunakan adalah dari jenis siklus kompresi uap. Siklus jenis ini biasanya diaplikasikan pada mesin refrigerasi untuk domestik (rumah tangga), komersial, industri, transportasi, pengkondisian udara domestik dan komersial, chiller dan MAC (Mobil Air Conditioner). Mesin jenis ini kebanyakan menggunakan jenis-jenis refrigeran yang kurang bersahabat dengan lingkungan karena mengandung senyawa yang dapat merusak lapisan ozon dan efek pemanasan global. Adapun jenis refrigeran tersebut adalah jenis CFC (chlorofluorocarbon), HCFC (hydrochloro-fluorocarbon) dan HFC (hydrofluorocarbon)

Munculnya permasalahan pada mesin refrigerasi terhadap lingkungan seperti efek pemanasan global dan penipisan lapisan ozon hanya terjadi bila zat (refrigeran) tersebut terlepas ke atmosfer yang disebabkan kebocoran pada mesin refrigerasi ataupun penggantian dan recycling refrigerant pada saat dilakukan perawatan. Mengingat pentingnya aspek lingkungan sekitar, kesehatan dan keselamatan kerja serta system pengendalian pengoperasiannya, maka dalam tahap advance ini perlu diberikan pemahaman yang komprehensif kepada para praktisi refrigerasi. Oleh karena itu perlu dilakukan penciptaan suatu manajemen pengetahuan pada organisasi ataupun individu yang menangani kinerja mesin refrigerasi.

v METODE PELATIHAN

Kegiatan pelatihan dirancang agar peserta dapat memahami secara komprehensif materi yang disampaikan, sehingga dapat dimplementasikan secara aplikatif pada tugas dan funsinya sehari-hari. Adapun metode yang digunakan adalah:

1. Pre test

2. Presentasi / pemaparan materi

3. Diskusi dan pembahasan materi

4. Field Trip di area kerja

5. Diskusi dan pembahasan kondisi lapangan

6. Evaluasi dan post test

7. Rekomendasi Paska-pelatihan

v TUJUAN PROGRAM

Dengan mengikuti kegiatan ini, peserta diharapkan dapat:

· Memiliki pengetahuan tentang dasar peralatan kontrol dan keamanan pada mesin-mesin pendingin atau mesin refrigerasi Merencanakan/menghitung instalasi sistem AC & refrigeration dengan perangkat kerja yang ada

· Mengkoordinasikan dan mengawasi pekerjaan pemasangan sistem instalasi AC & refrigeration

· Mendiagnosa kerusakan dan penurunan kinerja mesin

· Mengoperasikan sistem AC & refrigeration serta mengawasi pekerjaan dan perawatan dan perbaikan instalasi sistem refrigerasi dan tata udara

· Mengadaptasikan dan memodifikasi sistem dengan teknologi maju terutama dalam hal penghematan energy

· Mamahami dampak-dampak lingkungan yang disebabkan oleh bahan kimia yang dihasilkan oleh system AC & refrigeration serta solusinya.

v SASARAN PESERTA

Pelatihan ini ditujukan bagi karyawan dari berbagai fungsi / departemen setingkat pelaksana, khususnya dari departemen pengadaan barang dan atau jasa.

clip_image002

v MATERI PELATIHAN

Day 1

§ Basic Concept of AC & DC.

§ Perkembangan Teknologi Mesin Refrigerator

§ Predictive and Preventive Maintenance

§ Intro To Load Estimating

§ Load Estimating : Cooling and Heating

§ Load Estimating : System Design

§ Mechanical Refrigeration: Cycle Descript.

§ Mechanical Refrigeration Cycle Analysis

Day 2

§ Ducting Design : Principle & Method

§ Fundamental of Psychrometric

§ Psychrometric : Properties of Air ADV.PROG.

§ Refrigerant Piping System

§ Water Piping & Pump Selection

§ Multi Room Buildings, Load CH.SYS.PROG.

§ Ducting Design : Air Side

§ Ducting Design : Centrifugal Fan

§ Ducting Design : Room Air Distribution

§ Cooling Coil Performance

§ Air Handling Unit : Central SYS.

§ Heat Rejection Equipment & Cooling Tower

Day 3

§ Field Trip

§ Control Principles & Method.

§ Test Merancang Sistem Tata Udara

§ Centrifugal REF.Equipment

§ Absorption REF.Equipment

§ Reciprocating REF.Equipment

§ Reciprocating Chiller

§ Large Packaged Equipment

Day 4

§ Energy Efficiency

§ Environment Aspect

v INSTRUKTUR

Ir. Windy Hermawan Mitrakusuma, M.T.

Training Oil And Gas Procurement

Training  Oil And Gas Procurement

Pelatihan Manajemen Pengadaan Barang dan Jasa di Industri Migas

 

oil and gas procurement

Description
The Procurement / Supply Chain discipline covers skills and processes primarily focused on managing supply chains that support the wide range of facilities found in the oil and gas industry. In the past five years or more, oil companies have begun to reshape procurement, logistics and warehousing operations to be less transaction-oriented and more strategic in nature.

Objectives

• How the industry is structured including host country and strategic relationships

• Business drivers and interface issues to be supported by procurement in an environment of increasing joint operations and shifting relationship models around the globe.

• The role of industry economics in dictating procurement good practices in cost management.

• Industry global compliance needs and how procurement can add value in meeting them.

• How the industry is modeled in the E&P (upstream), midstream and downstream value chains.

• The E&P Asset Management Cycle and Total Cost of Ownership (TCO) concepts as it relates to the oil and gas industry.

• Characteristics of supply markets to oil and gas and the emphasis on market intelligence practices and managing supply risks.

• What constitutes effective procurement/supply chain metrics for performance improvement

• Procurement challenges unique to the industry including global sourcing, local content requirements, and the growth of e–Commerce.

training di jogja

 

Course Content

1. Industry Overview For Procurement Including Host Country and Strategic Relationships

2. Key Business Drivers And Interface Issues Between Projects And Operations

3. Procurement’s Role In Oil and Gas Value Chain Management – Upstream, Midstream and Downstream

4. Transportation, Supply Chain & Distribution Management, Legal/Contract Management

5. Asset Management Cycle and Total Cost Of Ownership (TCO)

6. Economics Of Oil and Gas That Drive Procurement Value Creation

7. Industry Regulatory and Contractor Safety Compliance Issues That Impact Procurement

8. Industry Market Intelligence Practices In Procurement

9. Industry Spend Analysis Characteristics and Needed Strategies

10. Creating Industry Category Management (Sector) Strategies

11. Key Procurement and Supplier Performance Metrics

12. Trends In Global Sourcing and Local Content Requirements

13. Oil and Gas Law And Global Contracting Risks

14. The Influence Of E-commerce and E-procurement Initiatives In Oil and Gas

 

M. Syahri, Ph.D, M. Eng.

 

Participants
Supply chain professionals with 2-7 years experience either inside or outside the oil and gas industry. The course is for anyone who needs a better understanding of procurement value creation in the oil & gas industry and includes buyers, procurement specialists, logistics specialists, business analysts, team leaders, project managers, commodity managers, materials managers, and new sourcing specialists or category managers. This course has been designed in collaboration with major oil companies to increase procurement competencies that are most relevant to the industry today.

TRAINING ISO 22000 FOOD SAFETY MANAGEMENT SYSTEM IMPLEMENTATION TRAINING

TRAINING ISO 22000 FOOD SAFETY MANAGEMENT SYSTEM

IMPLEMENTATION TRAINING

PELATIHAN ISO 22000 FOOD SAFETY MANAGEMENT SYSTEM

IMPLEMENTATION TRAINING

pelatihan ISO 22000

 

 

Deskripsi

Semakin pesatnya perkembangan industri pangan dewasa ini berimbas pada banyaknya masalah yang ditemui berkaitan dengan “food borne illness” atau penyakit yang disebabkan karena makanan. Di negara Eropa dan Amerika, permasalahan ini telah diantisipasi dengan menerbitkan metode HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Points) untuk melakukan risk analysis / analisa resiko terhadap bahaya yang disebabkan oleh makanan dalam proses penyediaannya. setiap organisasi yang menjual produknya di Eropa dan Amerika, wajib memenuhi persyaratan tersebut. Namun pada kenyataannya, metode ini hanya sekedar berfungsi untuk risk analysis saja. Sedangkan kebutuhan dunia industri pada umumnya dan industri makanan pada khususnya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dari kinerja organisasi sehingga dapat meningkatkan profit margin dan efisiensi organisasi. Tentunya tidak lepas dari bagaimana meningkatkan kepuasan pelanggan.

Dengan menerapkan ISO 9001:2000, pada awalnya memang memunculkan dualisme standarisasi. Namun kemudian disempurnakan kembali dengan sistem ISO 22000:2005 yang penyusunannya dimulai sejak Juni 2002 dan diterbitkan pada akhir tahun 2005. Adapun ruang lingkup ISO 22000:2005 lebih luas dari HACCP, dimana ISO 22000:2005 diterapkan pada keseluruhan rantai makanan baik untuk food maupun feed (pakan ternak) dari hulu produk hingga ke hilir produk, mulai dari farm (pertanian / peternakan) hingga makanan siap saji.

Pemahaman yang komprehensif bagi para petugas yang terlibat langsung dalam aktifitas produksi pangan menjadi sangat penting untuk diprioritaskan. Salah satu yang dapat diupayakan adalah dengan melibatkan karyawan pada pelatihan-pelatihan yang berkesinambungan.

Pelatihan ini bertujuan untuk:

· Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan pengawasan dan penanganan makanan secara benar, dimulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajiannya, serta penerapan system pengawasan makanan dengan HACCP (Pengendalian Mutu Mandiri).

· Memahami persyaratan dari Food Safety Management System berdasarkan ISO 22000:2005

· Memahami keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan dari penerapan ISO 22000:2005

 

 

Course Content

Day 1:

  • Introduction and benefits of ISO 22000
  • Food Safety / Quality Certification
  • Types of audits and conflict of interest
  • Possible solution to food safety challenges
  • Integrating GMP/HACCP & ISO 22000
  • Overview of ISO 22000:2005 clauses
  • General requirements of ISO 22000
 

Day 2:

  • Prerequisite programs & Preliminary Steps
  • Hazard Analysis & Risk Assessment
  • Critical control points + FSMS plans
  • Operational PRP’s and CCP’s
  • Critical limits and Monitoring
  • Corrective actions / Non-conforming product
  • Record keeping

Day 3

  • Validation / Verification / Continual improvement
  • Audit activities within ISO 22000
  • ISO 22000 Implementation Action Plan
  • ISO 22000 implementation globally
  • Question and Answer Session

Closing Comments

 

Instructor

Heru Subaris, SKM, M.Kes

- Instruktur merupakan staf ahli di Politeknik Kesehatan Depkes Yogyakarta & pengajar K3 di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

- Aktif memberikan materi pelatihan yang berkaitan dengan Food Safety di berbagai perusahaan/instansi.

 

Participants

Everyone responsible for implementation or management of food safety programs for their own company or within their supplier network. Anyone who wishes to understand more about ISO 22000 and its role in food safety.

Training Programmable Logic Controller (PLC) Using Allen Bradly LOGIX 5000

Training Programmable Logic Controller (PLC)

Using Allen Bradly LOGIX 5000

Pelatihan Programmable Logic Controller (PLC)

Menggunakan Allen Bradly LOGIX 5000

training plc di jogja

Description

PLC training is designed to instruct electrical control professionals on how to successfully integrate a PLC into actual day-to-day industial electrical processes. It not only deals with the hardware and software, but all the surrounding systems that must be compatible to achieve a safe and reliable control system.

PLC training is also designed to help delegates keep abreast of the latest PLC technologies and techniques available in this area, this tutorial offers an excellent opportunity for delegates to ask specific questions and exchange ideas relating to their own applications.

Training course objectives

The course is for technicians and engineers, who have little or no Logix 5000 PLC programming and application experience, who are required to make changes to existing Logix 5000 programs. Programming theory is kept to a minimum; the course is hands on with great emphasis on the practical aspects of Programmable Logic Controller applications. The course is based around CompactLogix range of PLCs and RSLogix 5000 software; however, it is suitable as a general introduction to PLCs. The course is run using RSLogix 5000 software and may be customised to include functions relevant to your control applications.

Course contents

Introduction

This section will begin with a discussion of basic theory of operation and how it is used to control a process. It will also identify potential applications and relate how PLC control compares with traditional methods of control. A discussion of the benefits of PLC control will follow.

Hardware Configuration

This section will describe the various components used in the formulation of a PLC control system. Included will be methods to select the correct features and capabilities to match the process requirements.

· CPU sizes and types

· Backplanes

· Power supplies

· I/O module types

Installation and Wiring Considerations

There are necessary steps that must be taken to ensure that the control system will be correctly installed to provide safe and reliable operation. Installation recommendations and techniques will be given for the following:

· Power and grounding

· Enclosures

· Input devices and wiring methods

· Output devices and wiring methods

Programming

Various types of programming software will be introduced to the delegates. Techniques for simple program development and downloading will be demonstrated. Topics will include:

  • RSLogix 5000 programming
  • Software Tag Based addressing
  • Controller Tags
  • Program Tags
  • Base Tags
  • Alias Tags
  • Data Types
  • Tags Scope
  • Tasks
  • Main Routine
  • Sub Routine
  • System I/O Configuration
  • Communicating with the PLC
  • Downloading and Uploading PLC programs
  • Monitoring PLC programs
  • PLC Programming (Inputs/outputs Timers Counters, stc)
  • Application Functions
  • Commenting of programs
  • Monitoring techniques
  • Fault finding and searching
  • Testing and forcing techniques

Who should attend

· PLC Engineering and design personnel

· Maintenance and technical services personnel

· Process and operations personnel

· Technical and process managers

· Engineering and design personnel

· Electrical consulting engineers

· Electrical contractors

Instructor

Tito Yuwono, ST, MT. & Team

Expert in automation system and PLC

PELATIHAN VIBRATION ANALYSIS and PREDICTIVE MAINTENANCE

PELATIHAN VIBRATION ANALYSIS and PREDICTIVE MAINTENANCE

TRAINING VIBRATION ANALYSIS and PREDICTIVE MAINTENANCE

pelatihan vibration analysis

 

This course is designed for the new user of vibration analysis or predictive maintenance instrumentation or for the individual that desires to become more familiar with the basics of vibration. The relationship between the mechanical condition of machinery and vibration is presented. This background helps show how vibration detection and analysis can be used in a cost effective program to identify machinery problems and schedule repairs to avoid costly machine downtime

The course explains basic vibration theory, the benefits of predictive maintenance and how to organize a predictive maintenance program. Coupled with this will be an overview of the interdependence of vibration monitoring, vibration analysis and condition abased maintenance options.

Attendees in this seminar will improve their knowledge in Predictive Maintenance Programs (PMP) and Vibration Analysis,and will be able to keep their plants / facilities running effectively with less machines failure and less maintenance costs

 

 

This course is designed for the new user of vibration analysis or predictive maintenance instrumentation or for the individual that desires to become more familiar with the basics of vibration. The relationship between the mechanical condition of machinery and vibration is presented. This background helps show how vibration detection and analysis can be used in a cost effective program to identify machinery problems and schedule repairs to avoid costly machine downtime

The course explains basic vibration theory, the benefits of predictive maintenance and how to organize a predictive maintenance program. Coupled with this will be an overview of the interdependence of vibration monitoring, vibration analysis and condition abased maintenance options.

Attendees in this seminar will improve their knowledge in Predictive Maintenance Programs (PMP) and Vibration Analysis,and will be able to keep their plants / facilities running effectively with less machines failure and less maintenance costs

 

 

This course is designed for the new user of vibration analysis or predictive maintenance instrumentation or for the individual that desires to become more familiar with the basics of vibration. The relationship between the mechanical condition of machinery and vibration is presented. This background helps show how vibration detection and analysis can be used in a cost effective program to identify machinery problems and schedule repairs to avoid costly machine downtime

The course explains basic vibration theory, the benefits of predictive maintenance and how to organize a predictive maintenance program. Coupled with this will be an overview of the interdependence of vibration monitoring, vibration analysis and condition abased maintenance options.

Attendees in this seminar will improve their knowledge in Predictive Maintenance Programs (PMP) and Vibration Analysis,and will be able to keep their plants / facilities running effectively with less machines failure and less maintenance costs

 

 

This course is designed for the new user of vibration analysis or predictive maintenance instrumentation or for the individual that desires to become more familiar with the basics of vibration. The relationship between the mechanical condition of machinery and vibration is presented. This background helps show how vibration detection and analysis can be used in a cost effective program to identify machinery problems and schedule repairs to avoid costly machine downtime

The course explains basic vibration theory, the benefits of predictive maintenance and how to organize a predictive maintenance program. Coupled with this will be an overview of the interdependence of vibration monitoring, vibration analysis and condition abased maintenance options.

Attendees in this seminar will improve their knowledge in Predictive Maintenance Programs (PMP) and Vibration Analysis,and will be able to keep their plants / facilities running effectively with less machines failure and less maintenance costs

TRAINING PROFIL DAN PROSPEK BISNIS CRUDE PALM OIL (CPO)

TRAINING PROFIL DAN PROSPEK BISNIS CRUDE PALM OIL (CPO)

training prospek bisnis crude palm oil

DESKRIPSI

Perkebunan kelapa sawit semenjak tahun 1990 telah bergeser kepemiliknnya dari semula sebagian besar dimiliki oleh perkebunan milik negara kemudian setelah terjadi investasi besar-besaran dari perkebunan swasta maka kini perkebunan swasta mendominasi perkebunan kelapa sawit. Mulai tahun 1997 dan terutama setelah krisis moneter terjadi lagi perubahan dalam kepemilikan kebun kelapa sawit dengan masuknya investor Malaysia bauk dengan membuka kebun baru maupun dengan mengakuisisi perkebunan yang ada.

Akibatnya terjadi pergeseran kepemilikan dari kebun sawit karena banyaknya kebun sawit swasta yang besar menghadapi masalah keuangan karena besarnya hutang yang mereka tanggung. Saat ini grup-grup perusahaan yang memeiliki kebun sawit telah berubah, dan muncul perkebunan yang dimiliki oleh beberapa pemilik dengan porsi saham yang tesebar, baik saham yang dimiliki oleh publik maupun oleh private company. Berikut ini beberapa perusahaan  nasional yang memiliki luas kebun yang cukup besar.

MATERI

1. Manajemen Produksi CPO

· Overview Bisnis CPO

· Proses Produksi CPO

· Sarana & Prasarana Dalam Kegiatan Produksi

· Program Konsultasi Bisnis CPO

· Pengelolaan Limbah Bisnis CPO

2. Analisa Risiko Bisnis

· Profil Perkebunan (Plantation Profile)

· Manajemen Operasi (Operating Management)

· Integrasi Vertikal (Vertical Integration)

· Diversifikasi Produk dan Pasar (Product & Market Diversification

3. Titik Kritis Bisnis CPO

o Jenis-Jenis CPO

o Teknologi & Peralatan yang Digunakan dalam Produksi CPO

o Standar Investasi Pengolahan Produk

o Peluang & Pengembangan Produk

o Pemasaran & Tata Niaga Produk

4. Manajemen Pembiayaan Bisnis

· Model–Model Pembiayaan

· Perhitungan Bisnis Sapi Perah

· Kebutuhan Biaya Proyek & Sumber Dana

· Model & Cashflow Bisnis CPO

· Risiko & Mitigasi Risiko Pembiayaan CPO

5. Keberhasilan Pengelolaan Perkebunan

· Penggunaan benih unggul yang berkualitas

· Kultur teknis yang benar

· Manajemen SDM

· Dukungan sosial dan masyarakat di sekitar perkebunan

6. Prospek dan Tantangan Industri CPO

PESERTA

· Junior Account Officer

· Junior Relationship Officer

· Junior Staff Analis Risiko Kredit

· Junior Staff Analis Administrasi Kredit

· Junior Staff Audit Intern

· Staff Divisi Usaha Menengah

· Staff Divisi Agribisnis

· Pelaku Usaha

INSTRUKTUR

Ir. H. Djiman

Merupakan trainer dan konsultan profesional dengan spesifikasi bidang perkebunan dan pengembangan usaha hasil perkebunan. Mengelola perkebunan kelapa sawit selama lebih dari 25 tahun di area Medan, Sumatera Utara.

 

Pelatihan Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja

Pelatihan Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja

Training Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja

Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standar Kompetensi Kerja
(2 Days Training)

 

DESKRIPSI

Analisis kebutuhan Diklat merupakan proses vital pertama yang harus dilakukan oleh Departemen Diklat. Jika proses ini dilakukan dengan benar, maka Diklat yang dilakukan oleh Departemen Diklat dapat dijamin mampu untuk memenuhi standard kinerja SDM di perusahaan, namun jika kurang tepat dilakukan, maka program-program Diklat menjadi sesuatu yang kurang bermanfaat, dan bahkan menjadi pemborosan bagi perusahaan. Memperhatikan hal tersebut, analisis kebutuhan Diklat yang disesuaikan dengan standard kompetensi kerja memerlukan perhatian dan aplikasi yang sistematis dan berdaya guna.

Sasaran pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan mampu menyusun rancang bangun program Diklat, mampu membuat strategic plan dalam pengembangan kepekerjaan di lingkungan kerjanya, menjaga dan meningkatkan produktivitas kerja, menghadapi kebijakan baru dan tugas-tugas baru.

 

MATERI
CAKUPAN MATERI:
1. Pengertian Analisis Kebutuhan Diklat
2. Berbagai level Analisis Kebutuhan Diklat
3. Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standard Kompetensi Kerja
4. Melakukan Analisis Secara Mendalam tentang Gap Analysis Berdasarkan Standard Kompetensi Kerja
5. Praktek Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standard Kompetensi Inti (Core Competency)
6. Praktek Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standard Kompetensi Peran (Role Competency)
7. Praktek Analisis Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standard Kompetensi Bidang/Teknis (Functional/Technical Competency)
8. Menyusun Matrik Kebutuhan Diklat Berdasarkan Standard Kompetensi Kerja
9. Rasionalisasi Pelatihan dan Perencanaan Pengembangan
10. Pengendalian usulan kegiatan pengembangan kompetensi pekerja
5. Penyusunan Budget dan Laporan

PESERTA
Semua Manajer/Supervisor/Staf Bagian SDM/HR, dan terutama di Bagian Diklat
METODE    INSTRUKTUR
Þ     Presentation
Þ     Discuss
Þ     Case Study
Þ     Evaluation
Þ     Simulation
Þ     Movies

    Tekad Wahyono, S.Psi, M.Si, C Ht, Siti Noor Fatmah L, S Psi, M Si, Psikolog & Team
- Pakar sekaligus praktisi di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia & Organisasi
- Aktif sebagai pembicara dan instruktur dalam berbagai pelatihan dan seminar terkait masalah pengembangan SDM

WAKTU DAN TEMPAT    INVESTASI
Tanggal :
•    6 - 7 Januari  2015
•    3 - 4 Februari 2015
•    3 - 4 Maret 2015
•    7 - 8 April 2015
•    5 - 6 Mei 2015
•    3 - 4 Juni 2015
•    7 - 8 Juli 2015
•    4 – 5 Agustus 2015
•    1 - 2 September  2015
•    6 - 7 Oktober  2015
•    3 - 4 November  2015
•    1 - 2 Desember  2015

Tempat :
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak   

•    Investasi pelatihan selama 2 (dua) hari ini adalah senilai Rp 5.500.000,- (Lima Setengah Juta Rupiah) untuk setiap peserta (khusus untuk wilayah Yogyakarta, dengan minimal peserta 2 orang).
•    Apabila perusahaan mengutus lebih dari 3 peserta, maka setiap peserta cukup membayar Rp. 5.000.000,- (Lima Juta rupiah).
•    Untuk pelaksanaan di kota lain, harga menyesuaikan dengan jumlah peserta.

FASILITAS    INFORMASI
•    Trainer yang berkualitas
•    Module / Handout-
•    Sertifikat
•    Training Kit (tas, block note, alat tulis, flask disk)
•    Souvenir
•    1 X Dinner
•    Pick up dari dan ke bandara jika mengirimkan minimal 2 peserta

TRAINING PEMELIHARAAN ELECTRICAL SYSTEM

TRAINING PEMELIHARAAN ELECTRICAL SYSTEM

PELATIHAN PEMELIHARAAN ELECTRICAL SYSTEM

training

DESKRIPSI

Pelatihan Maintenance of Electrical System ini ditujukan bagi para praktisi pemeliharaan sistem elektrikal atau mereka yang terlibat atau berminat mendalami pemeliharaan sistem elektrik. Dengan semakin mahalnya harga-harga barang elektrikal maupun suku cadang, maka pemeliharaan yang rutin dan teliti guna menjaga keawetan sistem elektrikal mutlak harus dilakukan. Tindakan ini dapat memperpanjang umur pakai sistem elektrikal tersebut. Dengan demikian, pembelian baru barang-barang elektrik merupakan alternatif yang terakhir. Dengan melakukan pemeliharaan secara berkala dan terjadual, maka kerusakan sistem elektrikal dapat diketahui secara dini, sehingga kerusakan yang lebih parah dan lebih fatal dapat dihindari.

TUJUAN

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat :

· Memahami tentang manfaat pemeliharaan sistem elektrikal

· Memahami kesiapan operasional dari seluruh sistem elektrikal

· Memahami tentang keselamatan dalam operasional pemeliharaan sistem elektrikal

· Memahami bagaimana mendeteksi kerusakan sedini mungkin untuk menghindari kerusakan lebih fatal

MATERI

· Pedoman Umum Operasional & Pemeliharaan Sistem Electrical

· Operasional & Pemeliharaan system box connecting daya listrik

· Operasional & Perawatan Sistem Kelistrikan Bangunan Gedung dan Industri

· Operasional & Pemeliharaan Scada Pada System Distribusi Listrik

· Cahaya : Arus cahaya, Kepadatan cahaya, tingkat kuat penerangan, kuat penerangan pada bidang tegak lurus, Luminasi, perhitungan jumlah lampu, penerangan alami siang hari, ketentuan dasar langit perencanaan.

· Operasional & Pemeliharaan Instalasi Listrik Tegangan Rendah dan Proteksinya

· Jadwal pemeliharaan transformator tenaga

· Operasional & Pemeliharaan rangkaian kontraktor control listrik.

· Operasional & Peralatan Penangkal Petir dan Pemeliharaannya.

· Studi Kasus

INSTRUKTUR

Ir. Teguh Santosa & Tugino, ST.MT

PESERTA

Pelatihan ini sangat sesuai diikuti oleh staf engineer dan operator di bidang maintenance sistem elektrikal

 

TRAINING RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM)

training reliability centered maintenance

TRAINING RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE

(RCM)

PELATIHAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE

(RCM

)

 

This course is beneficial especially for continuous process industry and utilizes sophisticate and expensive production equipment, such as: Oil and Gas Industry, Electricity Plant, Petrochemical Plant, Marine Industry, Manufacturing, Automotive, Assembling Industry, Aviation, Construction, Pulp and Paper, Mining, etc. The course is designed by considering the need of maintenance method that reliable to ensure the success of production, a method of maintenance to push downs a break down or unplanned disturbance. The requirement of efficient and effective method of maintenance becomes more important when plant facility is automatic system. The big loss can come, if it is late to improve maintenance operation system, low productivity, wasting working hours, last production, engine big failure, and in-harmony relation with customer, successful.

TRAINING OBJECTIVES :

· To understand the Reliability Centered Maintenance (RCM) as basic of maintenance management implementation or as an aid-tool for cost management and as part of project management.

· To understand maintenance philosophy based an the third generation of previous maintenance generation i.e.: first generation (breakdown maintenance) and second generation (preventive maintenance)

· To avoid total failure by knowing what kind of failure will happen.

· To understand root cause mechanism of failure

· To minimize maintenance cost and operate the equipment until maximum capacity

· To increase output and improve productivity of existing facility

· To get plant equipment, reliable, effective and efficient

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE :

1. What is Reliability Centered Maintenance (RCM)?

· a. Fundamental change of maintenance philosophy

· b. Maintenance and RCM

· c. Basic idea of RCM

· d. RCM implementation

· e. RCM achievement

2. Plant Registration

· a. What is Plant Registration?

· b. What is equipment?

· c. How to number the asset?

· d. What kind of information has to be registered?

· e. How to compile plant registration?

3. Function and Failure

· a. Function and standard performance

· b. Malfunction

· c. Failure mode

· d. Failure effects

· e. Failure Consequences

· f. Hidden failure consequent

· g. Safety and environment consequent

· h. Operational consequent

· i. Summary

4. Preventive Actions

· a. Engineering feasibility

· b. Life time dependable failure

· c. Scheduled restoration

· d. Scheduled replacement

· e. Life time undependable failure

· f. Scheduled condition monitoring

· g. Selection of preventive actions

5. Defaults Actions

· a. Scheduled efforts to find failure

· b. Non Scheduled maintenance

· c. Re-designing

· d. Lubrication

· e. Zone inspection and walk-around check

6. RCM Decision Diagram

· a. Effort and consequent integration

· b. RCM decision making process

· c. Filling out decision sheet

7. Plan, Organize and Control Proposed Tasks

· a. Task grouping

· b. Planning system and maintenance control

· c. Failure report

· d. Various Failure and its History

· e. Failure process

· f. Six failure patterns

· g. Historical data

8. RCM Implementation

· a.Who knows?

· b.Pre-review RCM group

· c.Facilitator and auditor

· d.Implementation strategy

· e.Short term approach

· f.RCM Forever

9. Build skill in RCM

· a.What is RCM Achievement?

· b.Result of RCM analysis

· c.Benefit of RCM

· d.Why RCM?

10. RCM History

· a.Airline enterprise experience

· b.RCM at other industry

11. Case Study

 

Ir. Joko Winarno, MT

 

The following selected participants should attend this course:

· Maintenance Engineer/ Superintendent/ Supervisor

· Rotating Engineer/ Superintendent/Supervisor

· Power Plant Engineer/Superintendent /Supervisor

· Manufacturing Manager

· Everybody who wants to broaden knowledge and interest in this topics

Training Hydraulic and Pneumatic System

Training Hydraulic and Pneumatic System

Pelatihan Hydraulic and Pneumatic System

 

training hydraulic

DESKRIPSI

Peralatan hidrolis dan pneumatis adalah peralatan penghantar daya atau tenaga dengan menggunakan wahana fluida cair (hidrolis) atau gas (pneumatis). Umumnya sistem peralatan hidrolis menggunakan minyak sebagai wahana penghantar daya sedangkan udara digunakan pada sistem pneumatis. Tenaga yang dihasilkan oleh kedua sistem itu dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain untuk mendorong aktuator.
Secara umum sistem hidrolis dan pneumatis terdiri dari pembangkit tekanan (pompa untuk sistem hidrolis atau kompresor untuk sistem pneumatis), perpipaan, katup-katup pengendali (control valve) dan aktuator.

OBJECTIVES
Memberikan pengetahuan dasar dan aplikasi dari sistem hidrolis dan pneumatis sehingga para peserta paham tentang dasar-dasar konstruksi, cara pengoperasioan dan pemeliharaannya.

 

OUTLINE
1. Introduction of mechanical power transmission
2. Basic of fluid and gas dynamics
3. Design of hydraulics and pneumatics system
4. Symbol of hydraulics and pneumatics according to ISO 1219 – 1
5. Symbol of Single, double and rotary actuator
6. Symbols of Valve
7. Manual Control, Semi Automatic Control and Fully Automatic Control Circuit
8. Sequential Control
9. Logic Function
10. Feedback Methode
11. Maintenance

  • Manjemen maintenance
  • Trouble shooting

Ir. Joko Winarno, MT

 

Pelatihan ini sangat tepat untuk para operator / maintenance / teknisi / engineer yang menangani system Hydraulic.

Training Personal Development Skills For Administration Staff

Training Personal Development Skills For Administration Staff

Pelatihan Personal Development Skills For Administration Staff

training

DESKRIPSI

Pada konteks perubahan yang massif dengan tingkat turbulensi yang tinggi seperti saat ini, memberdayakan pegawai (employee empowerment) adalah sebuah keharusan. Organisasi yang tidak mengembangkan dan memberdayakan pegawai yang dimiliki serta menutup diri dari percaturan global yang selalu berubah, maka hanya akan jadi penonton dan bukan pemain.

Salah satu upaya pemberdayaan yang perlu dilakukan adalah pada fungsi pengelolaan administrasi. Pada organisisasi bisnis yang berorientasi pada layanan dan kepuasan kepuasan pelanggan, fungsi ini membutuhkan sumberdaya yang profesional, tanggap, cepat, bertanggungjawab dan tentunya kompetensi yang memenuhi kriteria. Para tenaga administrasi memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah institusi bisnis, terutama dalam membantu pimpinan pada saat memerlukan data atau informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan strategis bagi perusahaan.

Pentingnya fungsi dan peran yang harus dilakukan oleh Staf Administrasi menuntut mereka harus dapat menunjukkan kinerja yang optimal. Salah satu komponen penunjang yang harus dimiliki oleh Sekretaris atau Staf Administrasi adalah pemahaman yang komprehensif akan fungsi dan tugas yang menjadi kewajibannya serta bagaimana melaksanakan fungsi dan tugas tersebut dengan efektif dan efisien serta mengacu pada standar operation procedure (SOP) yang telah ditetapkan.

Pelatihan “Personal Development Skills” didesain untuk meningkatkan pemahaman secara konsep dan keterampilan praktik dengan ditunjang perkembangan teknologi saat ini, sehingga dalam melaksanakan aktivitas pekerjaan sesuai dengan sasaran yang diharapkan oleh pimpinan.

TUJUAN

Dengan mengikuti pelatihan “Personal Development Skills” diharapkan peserta:

1. Memahami peran, tugas & tanggungjawabnya di dalam lingkup organisasi bisnis

2. Mampu memberikan layanan dengan cepat dan tanggap dengan mengedepankan sikap professional sebagai staff administrasi

3. Mampu meningkatkan skill, attitude dan knowledge dalam fungsinya sebagai staf administrasi di perusahaan

4. Mampu dalam mengelola waktu secara efektif dan efisien

5. Mampu membuat perencanaan kerja yang matang dan terukur

MATERI

Garis Besar Program Training/Pelatihan ini adalah:

1. Pemberdayaan Staf dalam Konteks Perubahan

2. Flow Process Administrasi pada Organisasi Bisnis

3. Budaya Kerja dan Membangun Etos Kerja

4. Motivasi Kerja, Kemampuan Kerja dan Performa Kerja

5. Competency for Administration Skills

6. Documentation & Filling System (computerized)

7. Interpersonal Communication Skill

8. Effective Time Management

· Perencanaan Kerja (computerized)

· Mengelola event/kegiatan

9. Customer Service Excellence

10. Handling Complaint

11. Ukuran Keberhasilan Empowering Administration Staff

· Kecepatan

· Fleksibilitas

· Integrasi

· Inovasi

INSTRUKTUR

Dr. Khoiruddin Bashori, S.Psi M.Psi